Free Asmurf Cursors at www.totallyfreecursors.com

Kamis, 05 April 2012

Dasar-Dasar Java & Type

Dasar-Dasar Bahasa Java

Sebelum memulai ada beberapa hal yang penting tentang bahasa Java:
  • Casesensitive untuk semuanya, bahkan nama file. Contoh: namaMahasiswa berbeda dengan NamaMahasiswa!
  • Semua variabel harus dideklarasikan tipenya.
  • Komentar di program:
satu baris, gunakan //
lebih dari satu baris, gunakan /* …  */

Untuk membuat program Java, ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Langkah-langkah tersebut adalah :
a. Menulis kode program.
b. Kompilasi program.
c. Menjalankan program.


1. Java Identifier.

Java Identifier adalah suatu tanda yang mewakili nama-nama variabel, method, class, dsb. Contoh dari Identifier adalah : Hello, main, System, out.
Pendeklarasian Java adalah Case-Sensitive. Hal ini berarti bahwa Identifier : Hello tidak sama denganhello. Identifier harus dimulai dengan salah satu huruf, underscore “_”, atau tanda dollar “$”. Hurufnya dapat berupa huruf besar maupun huruf kecil. Karakter selanjutnya dapat menggunakan nomor 0 smpai 9.
Identifier tidak dapat menggunakan kata kunci dalam Java seperti class, public, void, dsb.
Selanjutnya kita akan berdiskusi lebih banyak tentang kata kunci dalam Java.

2. Keyword Dalam Java.

Kata kunci adalah identifier yang telah dipesan untuk didefinisikan sebelumnya oleh Java untuk tujuan tertentu. Anda tidak dapat menggunakan keyword sebagai nama variabel, class, method Anda, dsb. Berikut ini adalah daftar dari kata kunci dalam Java (Java Keywords).
Kode program Java dapat ditulis dengan memanfaatkan text editor seperti notepad, maupun editor yang lainnya. Kode program Java pada umumnya memiliki susunan sebagai berikut :


//Daftar paket yang digunakan dalam program
Import namapaket;

//Membuat Kelas
public class namakelas

{
//Metode Utama
public static void main(String[] args)
{
perintah;
. . . . .
}
}

Untuk latihan pembuatan program Java, tulislah kode program sebagai berikut :
Listing Lat01.java
public class Lat01
{
public static void main(String[] args)
{
System.out.println(“Apa Kabar?”);
}
}

Bagaimana hasil outputnya?

Tipe

Java adalah strongly typed language, yang berarti setiap variabel harus dideklarasikan tipenya (berbeda dengan PHP dan Javascript). Terdapat delapan primitive type (type dasar): 4 integer, 2 float, 1 character dan  boolean.

a. Integer. 

Integer adalah tipe data numerik yang mewakili seluruh bilangan bulat. Tipe data ini tidak memiliki angka desimal. Tipe data integer yang disediakan Java adalah sebagai berikut:
Tipe integer terdiri atas:
  • int:  mempunyai rentang antara -2 milyar sd 2 milyar
  • short: -32768 sd 32768
  • byte: -128 sd 128
  • long: - 9 juta trilyun sd  9 juta trilyun
Tipe
Jangkauan
byte
-128 s/d 127
short
-32768 s/d 32767
int
-2147483648 s/d 2147483647
long
-9223372036854775808 s/d 9223372036854775808

Int adala tipe yang paling umum digunakan, short dan byte biasanya digunakan dalam array berjumlah besar untuk mengurangi penggunaan memori.

b. Floating Point.
Floating-Point dikenal sebagai bilangan real, yaitu bilangan yang memiliki bagian fraksional atau pecahan. Tipe data floating-point yang disediakan Java adalah sebagai berikut :

Tipe float digunakan untuk merepresentasikan bilangan pecahan. Tipe float terdiri atas:
  • float: 6 sampai 7 angka signifikan
  • double: 15 angka signifikan

Tipe
Jangkauan
Float
3.4 x 10-38 s/d 1.7 x 1038
Double
1.7 x 10-308 s/d 3.4 x 10308

Double adalah tipe data float yang paling umum digunakan
Tipe char sebaiknya jangan digunakan kecuali untuk memanipulasi karakter UTF-16.
Tipe boolean memiliki hanya memiliki dua nilai: true dan false.

Variabel
Variabel adalah suatu tempat yang disediakan dalam memori untuk menampung data dan nilai data yang dimasukkan ke dalamnya dapat dirubah sewaktu-waktu. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan nama variabel, yaitu :
  • Nama variabel dimulai dengan alphabet. 
  • Sebaiknya bersifat unik, tidak boleh ada nama variabel yang sama dalam suatu program. 
  • Perhatikan penulisan huruf besar dan kecilnya, karena Java bersifat Case-Sensitive. 
  • Gunakan nama variabel sesingkatnya, meskipun penamaan variabel panjangnya boleh berapa saja. 
  • Jangan gunakan tanda baca, spasi, tanda-tanda yang dipakai dalam perhitungan. Bila nama variabel lebih dari satu kata, bisa menggunakan garis bawah untuk menghubungkannya. 
  • Selain hal tersebut diatas, ada beberapa keyword yang dipakai oleh Java yang tidak boleh digunakan dalam penamaan variabel maupun pendeklarasian lainnya.
Berikut adalah contoh deklarasi variabel.



Buatlah project baru seperti langkah-langkah sebelumnya. Beri nama project AplikasiTipe. Kemudian masukan program sebagai berikut:

public static void main(String[] args) {
        int kode;
        int umur=25;  //variabel dapat langsung diinisasi
        boolean isDibawahUmur; //perhatikan penulisan nama variael
       
        kode = 1234; //pengisian variabel (assignment)
        double gaji; //deklarasi variabel dapat dimana saja
  gaji = 5500000.23;
        isDibawahUmur = true;
        System.out.println("Umur:"+umur);
        System.out.println("Gaji:"+gaji);       
}


Penulisan nama variabel di Java umumnya menggunakan model Camel, yaitu  dimulai dari huruf kecil, lalu setiap pergantian kata menggunakan huruf besar. Misalnya totalGaji, jumlahSemuaBilangan



Tidak ada komentar: