Free Asmurf Cursors at www.totallyfreecursors.com

Kamis, 05 April 2012

Operator Java

2. Operator.

Dalam Java, ada beberapa tipe operator. Ada operator aritmatika, operator relasi, operator logika, dan operator kondisi. Operator ini mengikuti bermacam-macam prioritas yang pasti sehingga compilernya akan tahu yang mana operator untuk dijalankan lebih dulu dalam kasus beberapa operator yang dipakai bersama-sama dalam satu pernyataan.
a. Operator Aritmatika.
Operator aritmatika adalah operator yang digunakan untuk menyelesaikan operasi matematika. Operator aritmatika yang disediakan Java adalah sebagai berikut :
Operator
Keterangan
+
Penambahan
-
Pengurangan
*
Perkalian
/
Pembagian
%
Modulus (sisa pembagian)
Listing Lat03.java
public class Lat03 {
public static void main(String[] args) {
int i = 37;
int j = 42;
double x = 27.475;
double y = 7.22;
System.out.println(“Nilai Variabel…”);
System.out.println(” i = ” + i);
System.out.println(” j = ” + j);
System.out.println(” x = ” + x);
System.out.println(” y = ” + y);
//penjumlahan angka
System.out.println(“Penjumlahan…”);
System.out.println(” i + j = ” + (i + j));
System.out.println(” x + y = ” + (x + y));
//
pengurangan angka
System.out.println(“Pengurangan…”);
System.out.println(” i – j = ” + (i – j)); System.out.println(” x – y = ” + (x – y));
//perkalian angka
System.out.println(“Perkalian…”);
System.out.println(” i * j = ” + (i * j));
System.out.println(” x * y = ” + (x * y));
//pembagian angka
System.out.println(“Pembagian…”);
System.out.println(” i / j = ” + (i / j));
System.out.println(” x / y = ” + (x / y));
//menghitung hasil modulus dari pembagian
System.out.println(“Modulus…”);
System.out.println(” i % j = ” + (i % j));
System.out.println(” x % y = ” + (x % y));
//tipe penggabungan
System.out.println(“Gabungan…”);
System.out.println(” j + y = ” + (j + y));
System.out.println(” i * x = ” + (i * x));
}
}

Catatan: Ketika integer dan floating-point number digunakan sebagai operand untuk operasi aritmatika tunggal, hasilnya berupa floating point. Integer adalah converter secara implisit ke bentuk angka floating-point sebelum operasi berperan mengambil tempat.

b. Operator Increment dan Decrement.

Dari sisi operator dasar aritmatika, Java juga terdiri atas operator unary increment (++) dan operator unary decrement (–). Operator increment dan decrement menambah dan mengurangi nilai yang tersimpan dalam bentuk variabel angka terhadap nilai 1.
Sebagai contoh, pernyataan :
count = count + 1; //increment nilai count dengan nilai 1
pernyataan tersebut sama dengan :
count++;
Operator
Keterangan
 + +
Bertambah 1 (Increment)
 - -
Berkurang 1 (Decrement)

Operator increment dan decrement dapat ditempatkan sebelum atau sesudah operand.
Ketika digunakan sebelum operand, akan menyebabkan variabel diincrement atau didecrement dengan nilai 1, dan kemudian nilai baru digunakan dalam pernyataan dimana dia ditambahkan.
Ketika operator increment dan decrement ditempatkan setelah operand, nilai variabel yang lama akan digunakan lebih dulu dioperasikan lebih dulu terhadap pernyataan dimana dia ditambahkan.

c. Operator Relasi.
Operator Relasi membandingkan dua nilai dan menentukan keterhubungan diantara nilai-nilai tersebut. Hasil keluarannya berupa nilai boolean yaitu true atau false.
Operator
Arti
Contoh
Keterangan
< 
Kurang dari.
x < y
Apakah x kurang dari y?
<=
Kurang dari sama dengan.
x <= y
Apakah x kurang dari sama dengan y?
> 
Lebih dari.
x > y
Apakah x lebih dari y?
>=
Lebih dari sama dengan.
x >= y
Apakah x lebih dari sama dengan y?
==
Sama dengan.
x == y
Apakah x sama dengan y?
!=
Tidak sama dengan.
x != y
Apakah x tidak sama dengan y?


d. Operator Logika.


Jika operator hubungan membandingkan hubungan antara dua buah operand, maka operator logika digunakan untuk membandingkan logika hasil dari operator-operator hubungan. Operator logika ada 5 macam, yaitu :

&& : logika AND (dan).

|| : logika OR (atau).

! : logika NOT (ingkaran / negasi).

^ : logika XOR (exclusive OR).

| : logika EXOR (inclusive OR).

e. Operator Kondisi (?:). 

Operator kondisi ?: adalah operator ternary. Berarti bahwa operator ini membawa tiga argumen yang membentuk suatu ekspresi bersyarat. Struktur pernyataan yang menggunakan operator kondisi adalah :
exp1?exp2:exp3 

Dimana nilai exp1 adalah suatu pernyataan boolean yang memiliki hasil yang salah satunya harus berupa nilai true atau false. 
Jika exp1 bernilai true, exp2 merupakan hasil operasi. Jika bernilai false, kemudian exp3 merupakan hasil operasinya.
Listing Lat04.java
public class Lat04 {
public static void main( String[] args ) {
String status =” “;
int grade = 80;
//mendapatkan status pelajar
status = (grade >= 60)?”Passed”:”Fail”;
//print status
System.out.println(status);
}

f. Operator Precedence.

Operator precedence didefinisikan sebagai perintah yang dilakukan compiler ketika melakukan evaluasi terhadap operator, untuk mengajukan perintah dengan hasil yang tidak ambigu/ hasil yang jelas.